Langsung ke konten utama

LGBT Bukan Trendi Tapi Prilaku Sex Menyimpang

Gencarnya kampanye atau sosialisasi untuk mencari suaka legalisasi terhadap kelompok yang berprilaku menyimpang seperti Lesbiyan, Gey, Bisex dan Transgender (LGBT) dua tahun terakhir di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Pro dan Kontra menyoal kehidupan pelaku LGBT terus menjelma menjadi opsi perdebatan hangat di tengah masyarakat yang majemuk ini.
Padahal sejatinya jika berlandaskan kepada Pancasila sebagai dasar negara, jelas tidak ada ruang atau tempat bagi pelaku LBGT di nuasantara ini. Lantas mengapa perdebatan soal LGBT belum juga selesai? Salah satunya disebabkan karena gencarnya kampanye yang dilakukan oleh barat dengan dalih HAM dan dukungan dana yang cukup besar dari sponsor untuk melegalisasi prilaku menyimpang tersebut menjadi tren atau gaya hidup “zaman now”.
Jika ditelaah lebih jauh dari berbagai sudut pandang, sesungghuhnya prilaku LGBT adalah perbuatan menyimpang. Dari sudut pandang agama misalnya, hampir semua agama tidak ada yang membenarkan percintaan atau perkawinan yang dilakukan oleh sesama jenis, begitu juga dari sudut pandang adat dan budaya, tidak ada satu kearifan lokal manapun di nusantara ini yang membenarkan prilaku LGBT. Nah, begitu juga halnya menurut ketentuan medis (kesehatan) bahwa prilaku sex sesama jenis adalah sumber penyakit HIV Aids yang amat sangat berbahaya bagi para pelakunya.
Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah setiap warga negara menoloak eksistensi atau keberadaan LGBT di negara ini, walau dengan dalih apapun, karena selain menjadi sumber penyakit, LGBT juga menjadi malapetaka bagi keberlangsungan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tidak tepat kiranya jika ada kelompok yang berjuang atas mana HAM sementara prilaku yang mereka kerjakan itu bertentangan dengan butir-butir yang di atur oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara 1945. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemuda Muhammadiyah Medan Gelar Dialog Interaktif

Dalam rangka meningkatkan sinergisitas dan pengawasan terhadap pembangunan di Kota Medan, Pemuda Muhammadiyah Medan menggelar kegiatan Dialog Interaktif dengan thema “Seputar Medan Rumah Kita”. Adapun sebagai narasumber pada kegitan tersebut adalah Ir. Akhyar Nasution, MM Wakil yang juga Wakil Walikota Medan. Sesuai rencana acara tersebut dilaksanakan selesai shalat Jum’at tepatnya tanggal 12 Januari 2018 bertempat di MPCoffe-2 jalan Alfalah Raya Medan. Kegiatan Dialog ini tentunya sangat positif sekali diadakan, selain sebagai sarana ruang berdiskusi juga merupakan rangkaian untuk menyerap dan menyampaikan aspirasi secara langsung oleh warga masyarakat kepada Pemerintah Kota Medan. Secara prinsip Pemuda Muhammadiyah Medan sangat mengapresiasi atas kesediaan Wakil Wakil Walikota Medan yang mau dan berkenan menjadi narasumber pada acara tersebut, karena dengan dibukanya ruang dialog secara langsung seperti ini, sehingga warga masyarakat pun dapat menyampaikan aspirasinya secara l...

SUMPAH PALSU

Lagu Tapsel-Madina Sumpah Palsu karya Eka Putra Zakran

Ada Apa Dengan SIM, Kenapa Jadi Sulit dan Mahal

Sulitnya mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM), baik SIM-C untuk kenderaan roda dua dan SIM-A untuk kenderaan roda empat dan seterusnya saat ini menjadi persoalan tersendiri di Kota Medan. Tidak jelasnya transparansi dan akuntabilatas biaya administrasi pembutan SIM membuat rapot merah, carut-marut birokrasi di internal kepolisian khususnya di Satlantas Polrestabes Medan. Bayangkan betapa masyarakat tidak menjerit, untuk mendapatkan satu kartu atau surat legalitas dari Polisi yang di kenal dengan sebutan SIM itu, masyarakat harus mengeluarkan biaya yang cukup tinggi. Nah, selain biayanya yang mahal, prosesnya pun seolah-olah sulit dan jelimet karena urusannya selalu mutar-mutar sehingga tidak sedikitpun menunjukkan pelayanan prima sebagaimana yang telah dicita-citakan oleh pemerintah yaitu penyeleggaraan birokrasi pemerintahan yang bersih (Good Cleen Governet). Sangat disayangkan bila “Jargon tinggal jargon dan slogan tinggal slogan”, ketika igin berurusan dengan Satlantas misaln...